Sejarah Berdiri
Mapusta Pangandaran didirikan di Pangandaran, Jawa Barat, pada tanggal
24 Desember 2013 dan berkedudukan di Pangandaran Provinsi Jawa Barat, Organisasi Masyarakat yang sifatnya
independent ini diprakarsai oleh para pengguna perpustakaan dari berbagai latar
belakang pendidikan dan kalangan masyarakat. Mapusta Pangandaran berperan
sebagai mediator kebutuhan baca masyarakat dan pelayanan lembaga perpustakaan
sekaligus sebagai mitra pemerintah dalam melaksanakan pembangunan SDM.
Keberadaannya diharapkan dapat mewarnai kehidupan masyarakat Pangandaran yang
cerdas, aktif, kreatif dan inovatif serta terampil dalam menghadapi era globalisasi
yang penuh persaingan ini.
Mapusta Pangandaran memiliki visi mengkaji dan meningkatkan kualitas
sumber daya manusia (SDM) masyarakat Pangandaran yang cerdas, kreatif dan
inovatif melalui peningkatan budaya baca masyarakat yang menjadi kunci
pembangunan nasional dan prakondisi menghadapi setiap tantangan zaman.
Misi Mapusta Pangandaran
Mapusta
Pangandaran memiliki misi sebagai berikut:
1)
Mengembangkan dan mengaplikasikan ilmu pengetahuan
dan keterampilan melalui proses pengajaran, pembinaan dan pelatihan kepada
masyarakat Pangandaran pada khususnya.
2)
Membina sumber daya manusia masyarakat Pangandaran yang bermoral, cerdas, tangkas, aktif, kreatif dan inovatif.
3)
Mengikatkan
tali silaturahmi antarelemen masyarakat pengguna lembaga-lembaga perpustakaan
yang ada di Pangandaran.
4)
Membangun
kerjasama sinergis antara masyarakat pengguna dan pustakawan lembaga-lembaga
perpustakaan yang ada di Pangandaran.
5)
Mengembangkan,
menyinergikan, dan memproduktifkan potensi masyarakat pengguna lembaga-lembaga
perpustakaan yang ada Pangandaran.
6)
Memperjuangkan
kepentingan pengguna lembaga-lembaga perpustakaan serta masyarakat pecinta buku Pangandaran
7)
Melakukan
kontrol konstruktif terhadap keberadaan dan pelayanan lembaga-lembaga
perpustakaan yang ada di Pangandaran.
8)
Menyosialisasikan
perpustakaan sebagai pusat pelayanan jasa informasi dan gudang ilmu dan wawasan
yang gratis.
9)
Memupuk dan mensosialisasikan pentingnya membaca
untuk menciptakan masyarakat cerdas dan berwawasan luas.
10)
Melakukan gerakan-gerakan moral bagi kepentingan
pendidikan bangsa pada umumnya.
Motto
Mapusta Pangandaran
“Dengan
Membaca Membuka Cakrawala Dunia”
Struktur Organisasi
Struktur organisasi berbentuk garis fungsional yaitu wewenang ketua
umum didelegasikan kepada bidang-bidang kerja yang dipimpin oleh ketua bidang.
Dengan demikian, setiap ketua bidang bertanggung jawab kepada ketua umum.
Adapun bidang-bidang kerja Mapusta Pangandaran adalah sebagai berikut.
1)
Bidang Pemberdayaan Aparat dan Anggota (PAA)
2)
Bidang Pengembangan Perpustakaan (PP)
3)
Bidang Pengembangan Organisasi (PO)
4)
Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PM)
1)
Ketua Umum
Ketua
Bidang Pemberdayaan Aparat dan Anggota (PAA)
Ketua Bidang Pengembangan Perpustakaan (PP)
Ketua
Bidang Pengembangan Organisasi (PO)
Ketua
Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PM)
2)
Sekretaris Umum
Sekretaris Bidang Pemberdayaan Aparat dan Anggota
Wakil Sekretaris Bidang Pengembangan Perpustakaan
Wakil Sekretaris Bidang Pengembangan Organisasi
Wakil Sekretaris Bidang Pemberdayaan Masyarakat
3)
Bendahara Umum
Struktur Pengurus
Mapusta Pangandaran
Struktur
pengurus Mapusta Pangandaran terdiri dari
berbagai elemen masyarakat dengan berbagai profesi; Guru SD, Guru SMK, Guru
Bahasa Inggris, Dosen, Translator,
Mahasiswa, Tenaga profesional bidang IT, Anggota KPU, Musisi, Aktifis pemuda, dll.
Pengurus Mapusta Pangandaran Periode 2014
- 2018
Dewan Pembina :
Ketua Umum :
Asep Karna
Sekretaris
Umum :
Yanto Prianto
Bendahara Umum : Elis
Bidang Pemberdayaan Aparat dan Anggota (PAA)
Ketua Bidang : Muhammad
Nur Ridwan Abdillah
Sekretaris
Bidang PAA : Niken Pratiwi
Bidang
Pengembangan Perpustakaan (PP)
Ketua Bidang : Ajat Sudrajat
Sekretaris
Bidang PP :
Hendar
Bidang Pengembangan Organisasi (PO)
Ketua Bidang
PO : Johan
Sekretaris
Bidang PO :
Erna
Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PM)
Ketua Bidang PM : Anna Diana
Sekretaris
Bidang PM : Tyas